Langsung ke konten utama

PPKO KSI FP UNS

Inovasi WONAMI Resmi Meluncur di Polokarto Tumoto Expo 2026, PPKO KSI FP UNS Antar Desa Wonorejo Torehkan Prestasi

Ajang Polokarto Tumoto Expo 2026 menjadi momentum penting bagi Desa Wonorejo dalam memperkenalkan WONAMI (Wonorejo Mina Mandiri) sebagai identitas produk unggulan desa. Produk yang dikembangkan melalui kolaborasi Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS), Pemerintah Desa Wonorejo, dan masyarakat tersebut resmi diluncurkan sebagai wujud hilirisasi budidaya lele menjadi berbagai produk olahan bernilai ekonomi. Expo yang diikuti oleh 17 desa se-Kecamatan Polokarto ini menjadi wadah bagi setiap desa untuk memamerkan potensi, inovasi, dan produk unggulan kepada masyarakat luas.

Prosesi peluncuran WONAMI dihadiri oleh Plt. Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, S.E., Camat Polokarto Heri Wahyu Cahyono, S.STP., M.M., Ketua TP PKK Kecamatan Polokarto Kristin Maryani, Kepala Desa Wonorejo Yusuf Aziz Rahma, S.Pd., M.M., Dosen Pendamping PPKO KSI FP UNS 2026 Rakhma Melati Sujarwo, Ph.D., 15 anggota Tim PPKO KSI FP UNS 2026, serta anggota Mina Wiradaya. Peresmian dilakukan langsung oleh Camat Polokarto yang memperkenalkan WONAMI sebagai produk khas Desa Wonorejo, beliau menyampaikan, "Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami dari Kecamatan Polokarto bersama dengan Pemerintah Desa Wonorejo bersama PPK mahasiswa UNS, pada kegiatan Polokarto Tumoto Expo Tahun 2026 melaunching salah satu produk unggulan yang berasal dari Desa Wonorejo yaitu WONAMI (Wonorejo Mina Mandiri). Ada produk keripik kulit lele, stik kepala lele, sambal lele, galantine lele, fillet lele marinasi, salah satu inovasi Desa Wonorejo yang menjadi produk unggulan, Luar biasa."


Lahirnya WONAMI merupakan hasil pendampingan yang dilakukan Tim PPKO KSI FP UNS melalui Program Mina Wiradaya. Program tersebut mendorong masyarakat untuk mengolah hasil budidaya lele menjadi berbagai produk inovatif dengan memanfaatkan hampir seluruh bagian ikan. Upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. Camat Polokarto juga mengapresiasi inovasi yang telah dihasilkan karena mampu mengubah bagian-bagian lele yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal menjadi produk pangan yang bernilai jual. Beliau turut menyampaikan terima kasih kepada Tim PPKO KSI FP UNS yang telah mendampingi masyarakat dan berkontribusi dalam pengembangan UMKM Desa Wonorejo.

Keikutsertaan Desa Wonorejo dalam Polokarto Tumoto Expo 2026 juga membuahkan hasil yang membanggakan. Di antara 17 desa peserta, Desa Wonorejo berhasil membawa pulang Juara 1 Lomba Stand Terbaik, Juara 3 Lomba Cipta Produk Unggulan Desa, serta Juara 1 Lomba Video Pendek (Short Video Potensi Desa) yang menampilkan inovasi WONAMI. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, tetapi juga memperkuat citra Desa Wonorejo sebagai desa yang inovatif.
 

Pada kesempatan yang sama, Plt. Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, S.E., menyampaikan bahwa pengembangan produk berbasis potensi lokal perlu terus dilakukan melalui diversifikasi dan hilirisasi agar mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Beliau mengatakan, "Sekarang eranya, kalau mau menambah penghasilan itu harus pintar-pintar melakukan diversifikasi produk, termasuk juga hilirisasi dari produk-produk pertanian dan peternakan," ujar Eko Sapto Purnomo. Beliau berharap seluruh produk yang telah dikembangkan melalui Program Mina Wiradaya dapat diterima oleh masyarakat, memiliki jangkauan pasar yang semakin luas, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi Desa Wonorejo.

Produk-produk WONAMI juga berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa internasional Universitas Sebelas Maret asal Nigeria, Zayyanu Awwal. Setelah mencicipi salah satu produk WONAMI, ia mengaku terkesan dengan aroma dan cita rasa yang ditawarkan. "It's really different from this one, but the taste, actually the aroma, is amazing," ungkapnya.
 

Program Mina Wiradaya yang diinisiasi Tim PPKO KSI FP UNS menjadi salah satu bentuk implementasi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), meliputi SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui penguatan kelembagaan, inovasi produk, dan kolaborasi multipihak, program ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Wonorejo secara berkelanjutan.

Ke depan, Tim PPKO KSI FP UNS akan terus mendampingi pengembangan WONAMI agar mampu berkembang menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing lebih luas. Dengan mengusung semangat "Mengolah Potensi, Berdaya dengan Inovasi", program ini diharapkan dapat terus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Desa Wonorejo sebagai desa berbasis kewirausahaan dan inovasi.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1433 H

Haloo teman-teman yang setia mengunjungi blog kami, sebentar lagi bulan ramadhan hampir tiba niiih alangkah baiknya kami pengurus Kelompok Studi Ilmiah (KSI) mengucapkan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA bagi yang menjalankan ibadah umat islam ini tentu ini adalah hari yang penting bagi kita dan atas dasar kami sebagai penulis ini juga tidak hanya ingin mengucap itu saja kami meminta maaf sebesar besarnya atas kekhilafan dan kesalahan yang sengaja maupun tidak sengaja, semoga dengan kita saling memaafkan puasa kita jadi lebih sempurna dan semua amalan ibadah kita diterima-Nya. Dan Kami tidak lupa untuk menyambut Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian UNS, Semoga kalian suka dan bersenang senang di Fakultas kami ini,, Semangat yaa adik adik,, Kami selaku pengurus KSI menyambut baik untuk adik adik yang ingin menjadi anggota keluarga besar KSI ini. CHAYOOOO~ By : PENGURUS KELOMPOK STUDI ILMIAH FAPERTA UNS

Cara Gampang Cari Jurnal Penelitian dan Paper

Saya pernah mengalami kesulitan seperti teman - teman... Tugas jurnal dari dosen padahal kita tidak tahu apa jurnal itu dan darimana mencarinya. Mahasiswa lama juga sama saja, bingung mencari jurnal dalam jumlah banyak saat akan menyusun proposal skripsi karena 75% dari daftar pustaka diambil dari jurnal. Sebenarnya cukup mudah untuk mencari jurnal. Anda bisa memanfaatkan jurnal online yang ditawarkan beberapa universitas di Indonesia seperti UGM , Airlangga , dan IPB . Jurnal gratis juga ditawarkan oleh LIPI . Jika ingin mencari jurnal berbahasa Inggris, maka website favorit saya untuk mencari jurnal gratis adalah Oxford Journal dan Brazillian Journal Plant Physiology Journal adalah pilihan jika anda mencari jurnal yang berhubungan dengan fisiologi tumbuhan. Bila anda mencari jurnal bioteknologi berbahasa Indonesia, jurnal AgroBiogen mungkin bisa membantu. Namun jika anda mencari jurnal kedokteran, jurnal kedokteran Canada dan New England ditawarkan gratis. Kedoktera...

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...