Langsung ke konten utama

PPKO KSI FP UNS 2026

Fakultas Pertanian UNS Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa melalui Pembekalan  Tim PPK Ormawa KSI FP UNS Tahun 2026

    Penguatan kapasitas mahasiswa menjadi salah satu langkah strategis Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam mempersiapkan pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembekalan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kelompok Studi Ilmiah (KSI) FP UNS Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Jumat (12/6/2026) di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung Supratoyo, Fakultas Pertanian UNS. Kegiatan ini menjadi bekal awal bagi mahasiswa sebelum menjalankan program pemberdayaan masyarakat di Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo sebagai bagian dari Program PPK Ormawa yang didukung oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

    Sebanyak 11 mahasiswa yang tergabung dalam Tim PPK Ormawa KSI FP UNS Tahun 2026 mengikuti pembekalan tersebut. Melalui kegiatan ini, peserta dipersiapkan agar memiliki kemampuan yang lebih matang dalam merancang program, membangun komunikasi dengan masyarakat, menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan, serta memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.

    Kegiatan pembekalan dihadiri oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P., Dekan Fakultas Pertanian UNS Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Pertanian UNS Prof. Dr. Ir. Agung Wibowo, S.P., M.Si., Pembina KSI FP UNS Bara Yudhistira, S.T.P., M.Sc., Ph.D., Dosen Pendamping PPK Ormawa KSI FP UNS Rakhma Melati Sujarwo, Ph.D., serta Ketua KSI FP UNS Afiqi Okta Fanreza. Kehadiran para pimpinan universitas dan fakultas menjadi bentuk dukungan terhadap mahasiswa yang akan melaksanakan program pengabdian berbasis pemberdayaan masyarakat.

    Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Fakultas Pertanian UNS, kemudian sesi dokumentasi bersama. Setelah itu, para peserta mendapatkan arahan melalui sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian UNS, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FP UNS.

    Dalam arahannya, Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, PPK Ormawa merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari sekaligus melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan nyata melalui pendekatan yang inovatif dan kolaboratif. Ia juga berharap seluruh program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang dapat terus berkembang setelah kegiatan selesai.

    Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P., menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan PPK Ormawa tidak hanya ditentukan oleh kualitas program, tetapi juga oleh sikap mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat. Profesionalisme, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta komunikasi yang baik menjadi modal penting agar program dapat diterima dan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.

    Apresiasi turut diberikan oleh Prof. Dr. Ir. Agung Wibowo, S.P., M.Si. atas keberhasilan Tim PPK Ormawa KSI FP UNS memperoleh pendanaan PPK Ormawa Tahun 2026. Ia berharap pengalaman mengikuti program ini dapat menjadi proses pembelajaran yang memperkuat karakter kepemimpinan, meningkatkan kemampuan organisasi, serta memperluas pengalaman mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

    Sebagai bekal tambahan, peserta memperoleh materi mengenai Digital Marketing dan Public Relations yang disampaikan oleh Dr. Andre Noevi Rahmanto, S.Sos., M.Si. Materi tersebut membahas pentingnya strategi komunikasi dalam mendukung keberhasilan program, mulai dari membangun citra positif, menyusun konten publikasi yang informatif, hingga memanfaatkan media digital sebagai sarana memperkenalkan inovasi dan dampak kegiatan kepada masyarakat yang lebih luas.

    Kemampuan mengelola publikasi menjadi salah satu aspek yang turut ditekankan dalam pembekalan. Dokumentasi dan penyebarluasan informasi dinilai mampu meningkatkan nilai kebermanfaatan program karena masyarakat dapat mengetahui proses, capaian, maupun inovasi yang dihasilkan selama pelaksanaan PPK Ormawa.

      Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing session bersama Aditya Fajar Pamungkas dan Dekan Fatur Rohman. Berbekal pengalaman mereka dalam menjalankan PPK Ormawa, kedua narasumber membagikan berbagai strategi dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat, menjaga koordinasi tim, menghadapi berbagai kendala selama pelaksanaan program, serta menyusun kegiatan yang mampu memberikan dampak jangka panjang

    Diskusi berlangsung secara aktif dan komunikatif. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog mengenai berbagai tantangan yang mungkin dihadapi ketika berada di desa mitra. Pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mencakup strategi membangun kepercayaan masyarakat, menjaga keberlanjutan program, serta mengoptimalkan publikasi agar hasil kegiatan dapat menginspirasi lebih banyak pihak.

    Melalui pembekalan ini, Tim PPK Ormawa KSI FP UNS memperoleh bekal yang lebih komprehensif dalam menghadapi pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Penguatan kapasitas yang diberikan diharapkan mampu mendukung mahasiswa dalam menjalankan setiap tahapan kegiatan secara terencana, efektif, dan berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat.

    Bagi Fakultas Pertanian UNS, kegiatan pembekalan tidak hanya menjadi agenda persiapan sebelum program dilaksanakan, tetapi juga merupakan investasi dalam membentuk mahasiswa yang adaptif, inovatif, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dukungan dari pimpinan fakultas, dosen pendamping, dan berbagai pihak menjadi fondasi penting dalam menyukseskan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

    Program PPK Ormawa KSI FP UNS Tahun 2026 juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dosen, pemerintah desa, dan masyarakat.

    Dengan mengusung tagline "Mengolah Potensi, Berdaya dengan Inovasi", Tim PPK Ormawa KSI FP UNS Tahun 2026 optimistis mampu menghadirkan berbagai inovasi yang berangkat dari potensi lokal sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

JENIS DAN KARAKTERISTIK KAMBING LOKAL INDONESIA

Gambar Pejantan Kambing Peranakan Etawa Di Indonesia memiliki beberapa jenis kambing loka; yang memiliki potensi yang baik yang tersebar hamper di seluruh Indonesia. Banyaknya kambing persilangan menyebabkan kambing lokal di Indonesia menjadi semakin terpuruk. Hal tersebt dikarenakan kualitas genetic kambing likal masih kalah dengan kambing lokal. Namun hal tersebut tidak dapat mengakibatkan kambing lokal sudah tidak diternakan lagi. Justru pada saat ini banyak peternak yang mulai mengembangkan kambing lokal. Berikut adalah beberapa jenis kambing lokal Indonesia: A.    Kambing Marica Kambing Marica yang terdapat di Propinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk kategori langka dan hampir punah (endangered). Daerah populasi kambing Marica dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopheng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan. Kambing Marica punya potensi genetik yang m...

Cara Gampang Cari Jurnal Penelitian dan Paper

Saya pernah mengalami kesulitan seperti teman - teman... Tugas jurnal dari dosen padahal kita tidak tahu apa jurnal itu dan darimana mencarinya. Mahasiswa lama juga sama saja, bingung mencari jurnal dalam jumlah banyak saat akan menyusun proposal skripsi karena 75% dari daftar pustaka diambil dari jurnal. Sebenarnya cukup mudah untuk mencari jurnal. Anda bisa memanfaatkan jurnal online yang ditawarkan beberapa universitas di Indonesia seperti UGM , Airlangga , dan IPB . Jurnal gratis juga ditawarkan oleh LIPI . Jika ingin mencari jurnal berbahasa Inggris, maka website favorit saya untuk mencari jurnal gratis adalah Oxford Journal dan Brazillian Journal Plant Physiology Journal adalah pilihan jika anda mencari jurnal yang berhubungan dengan fisiologi tumbuhan. Bila anda mencari jurnal bioteknologi berbahasa Indonesia, jurnal AgroBiogen mungkin bisa membantu. Namun jika anda mencari jurnal kedokteran, jurnal kedokteran Canada dan New England ditawarkan gratis. Kedoktera...