DOLLAR NAIK:KOK NASI GEPREKKU MAKIN DIKIT ?? Pernahkah Anda merasa porsi nasi ayam geprek langganan makin berkurang atau harganya mendadak naik? Sebelum terburu-buru menyalahkan pedagang, ada faktor ekonomi global yang perlu dipahami. Gejolak kenaikan nilai tukar Dolar ternyata berimbas langsung pada isi piring makan kita sehari-hari. Secara awam, hubungan antara hidangan lokal seperti ayam geprek dengan mata uang Dolar mungkin terkesan jauh, mengingat beras dan ayam diproduksi di dalam negeri. Namun pada kenyataannya, pakan ternak ayam masih banyak bergantung pada bahan baku impor yang ditransaksikan menggunakan Dolar. Tidak hanya pakan, pasokan induk ayam hingga bibit dan teknologi pertanian cabai pun masih mendatangkan dari luar negeri. Ketika kurs Dolar melonjak, biaya produksi yang ditanggung petani dan peternak otomatis melambung tinggi. Efek dominonya pun merembet hingga ke tingkat warung makan. Menghadapi kenaikan biaya bahan baku, pemilik warung dihadapkan pada dua piliha...
Blog Resmi Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta