Langsung ke konten utama

PPKO KSI FP UNS 2026

 Inovasi Mina Wiradaya PPKO KSI FP UNS Raih Apresiasi Menko Muhaimin, Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

    Surakarta – Inovasi pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (Menko PM RI), Dr. (H.C.) Drs. H. Ahmad Muhaimin Iskandar, M.Si. Apresiasi tersebut disampaikan saat Menko Muhaimin mengunjungi booth PPKO KSI FP UNS pada pelaksanaan Agrotech's Fair 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Kamis (2/7/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, Tim PPKO KSI FP UNS memperkenalkan Program Mina Wiradaya yang telah dijalankan bersama masyarakat Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Program ini berangkat dari upaya mengoptimalkan potensi budidaya lele melalui pengembangan berbagai produk olahan bernilai tambah, seperti abon lele, nugget lele, kerupuk kulit lele, serta beragam inovasi produk lainnya. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga mencakup pengemasan, pemasaran, hingga penguatan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

    Menko Muhaimin hadir didampingi oleh Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris selaku Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Bapak Tri Haryanto, S.Sos., M.Si. selaku Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Deputi III, Ibu Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A. selaku Wakil Wali Kota Surakarta, serta Muhammad Fardan Kaftaro selaku Tenaga Ahli Sinkronisasi dan Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu pada Bagian Tata Usaha Deputi III. Turut mendampingi pula Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P. selaku Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Agung Wibowo, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Pertanian UNS, Dr. rer. agr. Evi Irawan, S.P., M.Sc. selaku Ketua Program Studi S-1 Agribisnis Fakultas Pertanian UNS, Rakhma Melati Sujarwo, Ph.D. selaku Dosen Pendamping PPKO KSI FP UNS 2026, Ketua Ormawa KSI FP UNS, serta seluruh anggota Tim PPKO KSI FP UNS 2026.


    Selama berada di booth, Menko Muhaimin beserta rombongan memperoleh penjelasan mengenai latar belakang lahirnya Program Mina Wiradaya, tahapan pelaksanaan, hingga berbagai capaian yang telah dihasilkan bersama masyarakat. Tim juga mempresentasikan produk-produk olahan lele sebagai bentuk hilirisasi komoditas lokal yang diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya. Kolaborasi yang dibangun antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan mitra menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

    Menanggapi paparan tersebut, Menko Muhaimin memberikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan potensi desa melalui inovasi pangan lokal. Menurutnya, pendekatan semacam ini mampu menjadi solusi dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian bangsa.

    "Yang begini-begini yang top ini, ini luar biasa. Pola seperti inilah yang bisa menunjukkan bahwa inovasi produk pangan lokal yang akan menyelamatkan potensi ekonomi kita, sehingga kita bisa mandiri," ujar Menko Muhaimin.

    Apresiasi tersebut semakin memotivasi Tim PPKO KSI FP UNS untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, Program Mina Wiradaya diharapkan mampu memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengembangkan produk unggulan berbasis potensi lokal sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi.


    Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Bapak Tri Haryanto, S.Sos., M.Si. selaku Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Deputi III. Menurutnya, inovasi pengolahan hasil budidaya lele memiliki peluang besar untuk meningkatkan nilai jual produk sekaligus memperluas akses pasar masyarakat desa.

    "Inovasi yang sudah dilakukan teman-teman yaitu pengolahan lele dalam berbagai produk, mudah-mudahan bisa menjadi produk yang bisa dipasarkan di pasar lokal sekitar sehingga kesejahteraan petani di Desa Wonorejo meningkat," ujar Bapak Tri Haryanto, S.Sos., M.Si.

    Kehadiran Menko Muhaimin Iskandar bersama jajaran Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia menjadi bentuk dukungan terhadap peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat melalui inovasi yang aplikatif. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pengembangan potensi lokal sehingga desa memiliki fondasi ekonomi yang semakin mandiri.


    Program Mina Wiradaya juga berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui kolaborasi yang dibangun dalam Program PPKO, KSI FP UNS bersama masyarakat Desa Wonorejo terus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi sektor perikanan.

    Mengusung semangat "Mengolah Potensi, Berdaya dengan Inovasi," Tim PPKO KSI FP UNS berkomitmen untuk terus mengembangkan Program Mina Wiradaya sebagai model pemberdayaan masyarakat yang adaptif, aplikatif, dan berkelanjutan. Inovasi yang dihasilkan diharapkan mampu menciptakan nilai tambah komoditas lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Wonorejo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

JENIS DAN KARAKTERISTIK KAMBING LOKAL INDONESIA

Gambar Pejantan Kambing Peranakan Etawa Di Indonesia memiliki beberapa jenis kambing loka; yang memiliki potensi yang baik yang tersebar hamper di seluruh Indonesia. Banyaknya kambing persilangan menyebabkan kambing lokal di Indonesia menjadi semakin terpuruk. Hal tersebt dikarenakan kualitas genetic kambing likal masih kalah dengan kambing lokal. Namun hal tersebut tidak dapat mengakibatkan kambing lokal sudah tidak diternakan lagi. Justru pada saat ini banyak peternak yang mulai mengembangkan kambing lokal. Berikut adalah beberapa jenis kambing lokal Indonesia: A.    Kambing Marica Kambing Marica yang terdapat di Propinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk kategori langka dan hampir punah (endangered). Daerah populasi kambing Marica dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopheng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan. Kambing Marica punya potensi genetik yang m...

Cara Gampang Cari Jurnal Penelitian dan Paper

Saya pernah mengalami kesulitan seperti teman - teman... Tugas jurnal dari dosen padahal kita tidak tahu apa jurnal itu dan darimana mencarinya. Mahasiswa lama juga sama saja, bingung mencari jurnal dalam jumlah banyak saat akan menyusun proposal skripsi karena 75% dari daftar pustaka diambil dari jurnal. Sebenarnya cukup mudah untuk mencari jurnal. Anda bisa memanfaatkan jurnal online yang ditawarkan beberapa universitas di Indonesia seperti UGM , Airlangga , dan IPB . Jurnal gratis juga ditawarkan oleh LIPI . Jika ingin mencari jurnal berbahasa Inggris, maka website favorit saya untuk mencari jurnal gratis adalah Oxford Journal dan Brazillian Journal Plant Physiology Journal adalah pilihan jika anda mencari jurnal yang berhubungan dengan fisiologi tumbuhan. Bila anda mencari jurnal bioteknologi berbahasa Indonesia, jurnal AgroBiogen mungkin bisa membantu. Namun jika anda mencari jurnal kedokteran, jurnal kedokteran Canada dan New England ditawarkan gratis. Kedoktera...