Langsung ke konten utama

PPKO KSI FP UNS 2026

Grand Opening Program Mina Wiradaya Tandai Dimulainya PPKO KSI FP UNS 2026 di Desa Wonorejo

      Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan Grand Opening dan Sosialisasi Program Mina Wiradaya pada Kamis (18/6/2026) di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut menjadi momentum dimulainya pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada optimalisasi potensi desa melalui inovasi sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan mitra guna mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

    Program Mina Wiradaya merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat melalui skema Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO). Melalui program ini, Tim PPKO KSI FP UNS berkomitmen mengembangkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal Desa Wonorejo dengan pendekatan yang kolaboratif dan berkelanjutan.

    Grand Opening dan Sosialisasi dihadiri oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P., Kepala Desa Wonorejo H. Yusuf Aziz Rahma, S.Pd., M.M., jajaran perangkat desa, Dosen Pendamping PPKO KSI FP UNS Rakhma Melati Sujarwo, Ph.D., Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Mulyo Eka Supriyatin selaku mitra eksternal, ketua RW dan RT, Kelompok Mina Ampuh, Tim Penggerak PKK Desa Wonorejo, masyarakat Desa Wonorejo, Ketua Ormawa KSI FP UNS, Tim Monitoring dan Evaluasi PPKO KSI FP UNS, Tim Pelaksana, serta volunteer PPKO KSI FP UNS 2026. Partisipasi berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap pelaksanaan Program Mina Wiradaya.

    Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Tim Pelaksana PPKO KSI FP UNS, Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNS, Kepala Desa Wonorejo, dan Dosen Pendamping PPKO KSI FP UNS. Setelah rangkaian sambutan, Tim Pelaksana memaparkan sosialisasi mengenai Program Mina Wiradaya yang mencakup latar belakang, tujuan pelaksanaan, tahapan kegiatan, sasaran program, hingga manfaat yang diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Wonorejo.

    Sosialisasi tersebut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pelaksanaan Program Mina Wiradaya yang akan berlangsung sepanjang periode PPKO 2026. Program ini diharapkan menjadi media kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa melalui inovasi yang mampu memberikan manfaat secara nyata serta mendorong terwujudnya kemandirian masyarakat.

    Dalam sambutannya, Direktur Direktorat Kemahasiswaan Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Ir. Joko Sutrisno, M.P., menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui Program PPKO. Beliau berharap inovasi yang dikembangkan tidak hanya menjadi hasil program semata, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan desa mitra.

    Kepala Desa Wonorejo, H. Yusuf Aziz Rahma, S.Pd., M.M., mengapresiasi pelaksanaan Program Mina Wiradaya yang digagas oleh Tim PPKO KSI FP UNS 2026. Menurutnya, program tersebut merupakan inisiatif yang sangat baik dan memiliki progres yang positif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Desa Wonorejo juga menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. "Program ini luar biasa, termasuk progres yang baik. Kami mendukung dan men-support kegiatan ini," ujar H. Yusuf Aziz Rahma.

    Dosen Pendamping PPKO KSI FP UNS, Rakhma Melati Sujarwo, Ph.D., turut menyampaikan bahwa keberhasilan suatu program tidak hanya ditentukan oleh inovasi yang dihasilkan, tetapi juga bergantung pada komitmen seluruh pihak dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program Mina Wiradaya.


    Melalui Grand Opening dan Sosialisasi ini, Tim PPKO KSI FP UNS berharap terjalin sinergi yang semakin erat antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan mitra eksternal sehingga seluruh rangkaian Program Mina Wiradaya dapat berjalan secara optimal. Program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Wonorejo sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

    Dengan mengusung tagline "Mengolah Potensi, Berdaya dengan Inovasi", PPKO KSI FP UNS 2026 menunjukkan komitmennya untuk terus mengoptimalkan potensi lokal melalui inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

JENIS DAN KARAKTERISTIK KAMBING LOKAL INDONESIA

Gambar Pejantan Kambing Peranakan Etawa Di Indonesia memiliki beberapa jenis kambing loka; yang memiliki potensi yang baik yang tersebar hamper di seluruh Indonesia. Banyaknya kambing persilangan menyebabkan kambing lokal di Indonesia menjadi semakin terpuruk. Hal tersebt dikarenakan kualitas genetic kambing likal masih kalah dengan kambing lokal. Namun hal tersebut tidak dapat mengakibatkan kambing lokal sudah tidak diternakan lagi. Justru pada saat ini banyak peternak yang mulai mengembangkan kambing lokal. Berikut adalah beberapa jenis kambing lokal Indonesia: A.    Kambing Marica Kambing Marica yang terdapat di Propinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu genotipe kambing asli Indonesia yang menurut laporan FAO sudah termasuk kategori langka dan hampir punah (endangered). Daerah populasi kambing Marica dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopheng dan daerah Makassar di Propinsi Sulawesi Selatan. Kambing Marica punya potensi genetik yang m...

Cara Gampang Cari Jurnal Penelitian dan Paper

Saya pernah mengalami kesulitan seperti teman - teman... Tugas jurnal dari dosen padahal kita tidak tahu apa jurnal itu dan darimana mencarinya. Mahasiswa lama juga sama saja, bingung mencari jurnal dalam jumlah banyak saat akan menyusun proposal skripsi karena 75% dari daftar pustaka diambil dari jurnal. Sebenarnya cukup mudah untuk mencari jurnal. Anda bisa memanfaatkan jurnal online yang ditawarkan beberapa universitas di Indonesia seperti UGM , Airlangga , dan IPB . Jurnal gratis juga ditawarkan oleh LIPI . Jika ingin mencari jurnal berbahasa Inggris, maka website favorit saya untuk mencari jurnal gratis adalah Oxford Journal dan Brazillian Journal Plant Physiology Journal adalah pilihan jika anda mencari jurnal yang berhubungan dengan fisiologi tumbuhan. Bila anda mencari jurnal bioteknologi berbahasa Indonesia, jurnal AgroBiogen mungkin bisa membantu. Namun jika anda mencari jurnal kedokteran, jurnal kedokteran Canada dan New England ditawarkan gratis. Kedoktera...