Langsung ke konten utama

Photo Competition I LOVE BATIK INDONESIA

Photo Competition I LOVE BATIK INDONESIA by Indosat, Periode lomba:  30 September sd 31 Oktober 2012 dan akan ada pemenang setiap minggunya (sekarang sudah memasuki periode ke 3).
I Love batik indonesia
Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2012.
Kini saatnya kamu tunjukkin batik itu mem-BANGGAKAN dan dapatkan kesempatan mendapatkan
hadiah iPhone 4S setiap minggunya dari Indosat.
Syarat dan Ketentuan:

  1. Photo Competition I LOVE BATIK INDONESIA terbuka untuk semua orang tanpa terkecuali
  2. Harus pengguna Indosat (IM3, Mentari, Matrix)
  3. Pemenang akan ditentukan dari foto batik yang paling kreatif dan paling banyak mendapatkan vote.
  4. Foto harus menggunakan batik (baju, aksesoris, apapun yang berunsurkan batik)
  5. Jika foto TIDAK ada unsur batik, maka di anggap tidak sah atau diskualifikasi.
  6. Pemenang ditentukan dari vote paling banyak.
  7. Pemenang wajib mengirimkan data diri sesuai KTP atau tanda pengenal lainnya dan paling lambat adalah 2 minggu setelah tanggal pengumuman pemenang.
  8. Hadiah tidak dapat diuangkan
  9. Photo Competition I LOVE BATIK INDONESIA ini digelar dari 30 September sd 31 Oktober 2012, dengan rincian periode sebagai berikut :
    • Periode 1 : 30 September sd 7 Oktober 2012 (pengumuman 8 Oktober 2012)
    • Periode 2 : 8 Oktober sd 15 Oktober 2012 (pengumuman 16 Oktober 2012)
    • Periode 3 : 16 Oktober sd 23 Oktober 2012 (pengumuman 24 Oktober 2012)
    • Periode 4 : 24 Oktober sd 30 Oktober 2012 (pengumuman 31 Oktober 2012)
  10. Jika ditemukan kecurangan maka juri berhak untuk membatalkan pemenang.
  11. Keputusan juri berlaku mutlak dan tidak bisa diganggu gugat
Untuk mengikutinya silahkan sobat menuju ke aplikasi FB nya di https://www.facebook.com/Indosat.IM3/?sk=app_538947402787725 <----Sumber artikel dan gambar.
 

Reference: www.info-lomba.com/2012/10/photo-competition-i-love-batik-indonesia.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer