Limbah sekam padi yang seringkali hanya menjadi tumpukan sisa penggilingan beras kini disulap menjadi peluang usaha baru. Melalui kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan baglog jamur berbahan campuran sekam padi, Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengajak generasi muda Desa Karangbangun untuk berinovasi di sektor pertanian. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (10/8/2025) di Balai Posyandu Dusun Karanganyar, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar ini merupakan bagian dari rangkaian program PPK Ormawa yang didukung Direktorat Pembelajaran Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) . Tim pelaksana terdiri dari 15 mahasiswa FP UNS yang diketuai oleh Muhammad Ziaul Haq Faiz dengan bimbingan Bapak Raden Kunto Adi, S.P., M.P. Sebanyak 15 peserta dari Kelompok Taruna Tani Sumber Gede, Karang Taruna Dusun, dan ...
Menulis karya ilmiah seringkali dianggap membosankan, kaku, dan hanya cocok untuk “mahasiswa kutu buku”. Padahal, jika dikemas dengan cara yang menarik, belajar penulisan ilmiah bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan dan interaktif. Hal inilah yang coba dihadirkan oleh KSI FP UNS melalui kegiatan edukatif bertajuk “Tebak-Tebakan Ilmiah”. Kegiatan ini mengusung format kuis ringan yang mengajak mahasiswa untuk lebih memahami konsep dasar dalam penulisan ilmiah, namun dengan cara yang tidak mengintimidasi. Melalui pendekatan tanya-jawab, peserta diajak mengenali kembali prinsip-prinsip penting yang seringkali diabaikan dalam praktik penulisan akademik. Apa Saja yang Dipelajari? Berikut ini beberapa poin penting yang berhasil disampaikan melalui kegiatan tersebut: 📌 Esai Ilmiah Harus Objektif Masih banyak yang mengira bahwa esai ilmiah bersifat subjektif karena ditulis dalam bentuk naratif. Faktanya, esai ilmiah tetap harus berpijak pa...