Langsung ke konten utama

Info Beasiswa per 1 Mei 2011

1. 25 Scholarships (BS/MS/PhD) at Xiamen University, China
Deadline: 15 Mei 2011
The University offers scholarships for excellent applicants The recipients will have their tuition fees covered, up to a maximum of 3 years for a PhD, 2 -3 years for a Master degree and 4-5 years for a Bachelor degree. The recipients' academic performance will be assessed each year and only those achieving the required standard will have their scholarship renewed for the following year.
Application for Xiamen University Scholarship 2011
http://admissions. xmu.edu.cn/ shownews. aspx?language= en&news_id= 117

2. 51 Scholarships at University of Pavia, Italy
Deadline: 30 Mei 2011

THE UNIVERSITY OF PAVIA
FC&K: FUND FOR COOPERATION & KNOWLEDGE
II Edition: ACADEMIC YEAR 2011-2012

The University of Pavia (UNIPV), in order to promote international cooperation with the Developing Countries, offers 51 monthly instalments of 1.000 Euros each as scholarships to study at the University of Pavia or at the Institute for Advanced Study of Pavia (IUSS) during the academic year 2011-2012. Each scholarship will cover also the expenses for the Visa and for the travel to Italy and back (economy class).

To apply: http://www.unipv. eu/on-line/ en/Home/Internat ionalRelations/ InternationalAct ivities/FundforC ooperationKnowle dge.html
Info: http://www-3.unipv.it/iuss/cdn/userfiles/file/Fondo%20C&C%20-%20bando%20in%20-%202011-2012.pdf

3. 10 Master Scholarships at Univ. of Lausanne, Switzerland
Deadline 15 Desember 2011
To facilitate access to Master's degrees by students with qualifications from foreign universities, the University of Lausanne makes available around ten Master's grants which are awarded on a competitive basis.
Candidates must choose a Master's programme from among those offered by the UNIL, except the Master of Medicine. The grant may not be used for any complementary studies required to enroll on the Master's degree and may not be used for EMBAs or Masters of Advanced studies.
Info: http://www.unil. ch/ri/page72609. html

*** http://www.mitimahasiswa.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer