Langsung ke konten utama

Lomba Jurnalistik LKBN ANTARA - Danone Aqua

Tenggat: 31 Agustus 2010

Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Danone-Aqua menggelar lomba karya tulis jurnalistik bagi seluruh wartawan, kontributor dan koresponden resmi dari berbagai media di Indonesia.

Tema: "Air Adalah Kebaikan Alam dan Manfaatnya Bagi Kesehatan".

Tujuan lomba juga memberikan edukasi publik mengenai karakteristik air minum yang terbaik dan memotivasi masyarakat agar aktif berperan serta menjaga ketersediaan air.

Direktur Komunikasi Perusahaan Danone Troy Pantau mengemukakan, kerjasama lomba karya jurnalistik tidak mengharuskan wartawan mencantumkan nama Danone, meski pihaknya menyediakan beragam data untuk memperkuat tulisan yang akan dibuat.

Sementara itu, tema lomba dapat dikembangkan oleh peserta diantaranya menjadi
* karakteristik sumber air minum dan bagaimana memilih air minum yang baik
* teknologi untuk menjaga ketahanan air
* dampak perubahan siklus hidrologi terhadap kualitas dan kuantitas air
* peran air mengatasi obesitas anak-anak
* dan lain sebagainya.

Wakil Pemimpin Redaksi ANTARA Akhmad Kusaeni menambahkan lomba ini adalah kesamaan komitmen Perum LKBN ANTARA dan Danone untuk peduli terhadap hal-hal yang menyangkut kepentingan publik.
"Pengelolaan dan pemanfaatan serta perlindungan sumber daya air merupakan persoalan publik," katanya sambil mengutip Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menyebutkan bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Ia juga menyebutkan bahwa lomba tersebut dibuat untuk mendukung profesi jurnalistik agar mampu menghasilkan mahakarya dan membangun kepedulian akan kepentingan publik.
"Semakin banyak penghargaan yang diberikan untuk wartawan, maka akan semakin baik pula pengakuan akan profesi jurnalis di tanah air," katanya.

Periode lomba akan dibuka sejak Januari 2010 hingga 31 Agustus 2010 dan pemenang akan diumumkan pada akhir September 2010.

Dewan juri nantinya akan terdiri dari:
* wakil LKBN ANTARA
* ahli hidrogeologi/hidrologi
* ahli gizi.

Peserta yang ingin mengikuti lomba bebas membuat tulisan dalam berbagai bentuk yakni
* pemberitaan
* artikel
* hasil wawancara
* dan lain sebagainya.

Peserta lomba juga wajib mengirimkan pemberitaan yang telah dimuat di media bersangkutan ke panitia yakni

Cognito Communications Counsellors
Jalan Cisanggiri V/6, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan



Sumber: Situs Antara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer