Langsung ke konten utama

Display Osmaru S1, Bersama Pejuang Tangguh KSI

Kamis, 21/08/14. Pada hari kedua osmaru (orientasi mahasiswa baru) S1 Fakultas Pertanian, mahasiswa baru dikenalkan dengan beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa FP UNS. Kegiatan dikemas dalam bentuk dislpay dimana setiap perwakilan UKM diberi kesempatan untuk mempresentasikan organisasinya kepada teman-teman maru sebagai bentuk pengenalan. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada maru yang nantinya diharapkan dapat turut bergabung dan berpartisipasi aktif dalam UKM yang diminati.

Pada kesempatan tersebut KSI diberi kesempatan untuk display pada pukul 13.30 WIB dengan durasi 15 menit. Sebelum tampil dan presentasi di depan maru, para pejuang tangguh KSI melakukan breafing yang dipimpin oleh kabid POSDM (Latifah Ufairoh Zahidah Zulfa). Para pejuang tangguh disebar ke tiga ruang (ruang aula, ruang 9 dan ruang 10) dengan amunisi berupa buletin “Soimah”, sticker, gantungan kunci dan bendera kebesaran KSI. Pejuang tangguh siap berAKSI di depan kawan-kawan maru! Dan display KSI pun dimulai!

Ketua KSI (Tangguh Prakoso) yang ditugaskan untuk mengisi display di ruang aula dengan didampingi oleh Ananda Saka Prayogo (bidang POSDM) menyampaikan berpatah-patah kata sebagai sambutan sekaligus untuk mencintrakan KSI kepada maru. Selain itu, juga diiringi dengan penayangan video yang berisi sedikit ulasan tentang KSI beserta kegiatan-kegiatan seru-nya. Di tengah prakata sempat terjadi kesalahan dalam menyebutkan kepanjangan dari KSI sebagai Kelompok Studi Islam #ehh salah, maksudnya Kelompok Studi Ilmiah. Hehe. Ya, KSI adalah Kelompok Studi Ilmiah dan merupakan UKM keilmiahan yang terbuka untuk seluruh mahasiswa FP UNS, termasuk temen-temen mahasiswa baru yang berminat gabung bersama Kami.

Display ditutup dengan gerakan mengepal tangan yang disertai teriakkan jargon kebesaran KSI, begini nih “Bersama KSI, Tunjukkan kalau kita Punya AKSI!!!”. Usai display para pejuang tangguh melakukan evaluasi di depan sekre tercinta yang dipimpin oleh mas Tangguh. Beberapa hambatan saat diplay menjadi bahan pembahasan untuk dicarikan solusi agar display KSI ke depannya bisa lebih baik. Setelah evaluasi berakhir, dilakukan satu kegiatan wajib yang tidak boleh dilewatkan, yakni sesi foto bersama. Haha.

Dan salah satu cermin kebersamaan dan kekompakan kami adalah ini…………..
    Para Pejuang Tangguh KSI

    Bersama KSI, Tunjukkan kalau Kita punya AKSI !!!

Sampai jumpa di display Osmaru D3 mendatang. Salam Ilmiah !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer