Langsung ke konten utama

KSI MAGS DAN BERBAGI



KSI Mags dan Berbagi merupakan srangkaian kegiatan KSI pada bulan Ramadan. KSI Mags (Meet and Greets) merupakan kegiatan KSI yang menghadirkan sejumlah alumni KSI juga narasumber yang melakukan sharing bersama dengan para pengurus. KSI Mags pada ramadhan tahun ini bertemakan kasmaran yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 Mei 2018 bertempat di Aula Gedung B FP UNS pada pukul 15.00 WIB-selesai. KSI Meet and Greets ini dihadiri oleh beberapa alumni salah satu dari alumni tersebut yaitu Mas Rachmad Adi Riyanto, S.Tp,M.Sc dan turun menghadirkan narasumber dari India yaitu Prof. Ananta Kumar Giri, PhD yang merupakan Professor Madras Institue Development Studies dan Bapak Agung Wibowo, S.P, M.Si selaku Kaprodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian serta Alumni KSI FP UNS, selain sharing dengan para alumni serta narasumber kegiatan KSI Mags ini juga melaksanakan buka puasa bersama antara pengurus yang hadir dengan para alumni, selain itu juga ada hiburan dari pengisi acara.
Kegiatan ke dua KSI pada bulan ramadan yaitu KSI berbagi yang dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Mei 2018 bertempat di TPA Al-Ilyas Kampung Gulon Rt.02/Rw pada pukul 14.00 WIB-selesai. Kegiatan KSI Berbagi ini merupakan kegiatan berbagi yang dilaksanakan KSI dengan adik-adik dari TPA Al-Ilyas. Kegiatan berbagi yang dilakukan diantaranya yaitu mengadakan lomba serta buka puasa bersama juga sholat magrib berjamaah. Adik-adik TPA Al-Ilyas sangat antusias mengikuti berbagai rangkaian acara, seperti lomba mewarnai, lomba adzan, juga lomba menghafal al-qur’an. Antusias para adik-adik TPA Al-Ilyas tidak berhenti disitu saja, mereka juga antusias ketika berbuka puasa bersama serta sholat magrib berjamaah. Acara pada hari itu ditutup dengan foto bersama para pengurus KSI yang hadir dengan adik-adik TPA Al-Ilyas.
Demikian serangkaian acara KSI pada bulan Ramadan, semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara alumni KSI dengan pengurus KSI tahun 2018, juga dapat mengakrabkan antara pengurus yang satu dengan pengurus lainnya agar terciptanya KSI lebih baik lagi juga lebih solid, dan semoga serangkaian acara KSI di bulan ramadan ini dapat menjadi pahala juga menjadikan ramadan tahun ini lebih baik dari tahun lalu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer