Langsung ke konten utama

PELATIHAN KEPENULISAN KSI

Jum’at, 11 Mei 2018 telah dilaksanakannya Pelatihan Kepenulisan KSI yang bertema “Kupas Tuntas LKTI” yang bertempat di Aula Gedung B Fakultas Pertanian UNS. Kegiatan ini dibuka oleh MC yaitu Ruby Agil dan Ririn Anggraini pada pukul 08.30 WIB yang dilanjutkan dengan sambutan. Sambutan yang pertama oleh Ayu Fathih selaku ketua panitia dan sambutan yang kedua oleh saudara Irvan Khoeroni selaku Ketua Umum KSI 2018. Selanjutnya ada pemaparan materi dari pembicara yaitu Muchammad Sholikun materi tentang kepenulisan LKTI. Setelah penyampaian materi dilakukan sesi tanya jawab oleh 3 orang peserta yang dipandu oleh MC. Sesi tanya jawab selesai dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan kepada pembicara oleh ketua panitia.
MC memperkenalkan mentor-mentor kepenulisan yang ada di KSI. Kegiatan lain yang dilakukan ialah adanya bimbingan langsung dari mentor-mentor dalam proses pembuatan outline LKTI. Sebelumnya dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing kelompok dibimbing oleh satu mentor. Diskusi berlangsung selama 20 menit. Perwakilan dari masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
            Kegiatan Pelatihan Kepenulisan KSI diikuti oleh sebanyak 48 peserta. Kegiatan Pelatihan Kepenulisan KSI dilaksanakan untuk memfasilitasi baik para pengurus, alumni KSI, anggota KSI maupun umum untuk berlatih dalam kepenulisan LKTI. Kegiatan Pelatihan Kepenulisan KSI ditutup oleh MC. Demikian serangkaian acara Pelatihan Kepenulisan KSI, semoga materi dan pelatihan yang telah disampaikan bisa bermanfaat bagi kita semua.

Dream It, Write It, LKTI You Can Do It!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer