Wednesday, November 30, 2011

Review: Cara Pembuatan MOL

Penjelasan mengenai cara pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL), seperti MOL nasi, MOL buah-buahan dan lain-lain.
Berikut ini adalah cara pembuatan MOL yang sudah dipraktekkan oleh beberapa petani di Purbalingga, Jawa Tengah. Sebelumnya, perlu diketahui mikroba berfungsi untuk menguraikan bahan organik dan mineral dalam tanah agar siap diserap tanaman. Karena itu mikroba sangat penting untuk memperbaiki tanah. Untuk memperbaiki tanah harus memperbaiki mikroba lokalnya. Mikroba tersebut bisa didapat dari rumpun bambu. Mikroba di bawah rumpun bambu paling baik untuk memperbaiki tanah, akar bambu mengeluarkan zat manis. Kita dapat mengambil atau menangkap mikro tersebut dengan nasi.

Berikut ini cara-caranya membuat mikroba,
Pertama Mikroba 1. Cara membuatnya: Masukan nasi dalam wadah (ketebalan kemudian tutup dengan kain atau kertas); Tanam wadah di bawah rumpun bambu kurang selama 3 hari; Bila sudah 3 hari mikroba sudah jadi; Mikroba ini dapat langsung digunakan dengan cara mencampur dengan air dari tunggak bambu, tebarkan di atas jerami dan kemudian tutup dengan jerami lagi. Fungsi mikroba ini adalah mengubah mineral dan unsur hara tanah agar siap diserap tanaman.

Kedua, Mikroba II . Cara membuat: campurkan Mikroba I dengan gula merah dengan perbandingan 1:1, tempatkan dalam wadah kemudian tutup dengan kertas buram, diamkan selama 3-7 hari di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari; Mikroba II bisa disimpan selama 2-3 tahun; Mikroba yang jadi akan berwarna kecoklatan dan tidak cair atau keras; Bila dalam wadah terdapat gelembung-gelembung atau buih hal tersebut menunjukkan gula yang dicampur kurang. Jika gula terlalu banyak bahan akan menjadi keras. Penggunaan : Bahan 1 bagian dicampur air 100 bagian, baik digunakan untuk pertumbuhan tanaman.

Ketiga, Mikroba III. Cara membuat: campurlah mikroba II dengan dedak dengan perbandingan 1:1000 ; Kemudian campur dengan air hingga kadar air mencapai 65-70% (tes dengan meremas dedak, bila dedak dapat keluar dari sela-sela jari berarti kadar air sudah cukup); Tempatkan dalam wadah/botol dan tutup rapat dengan jerami yang diikat rapat. Diamkan selama 3 hari; Bahan dapat langsung digunakan di lahan dengan cara menebarkan di lahan dan tutup dengan jerami. Selamat mencoba...

**direview oleh Andika (staff kaderisasi) dari Tabloid Sinartani

Reactions:

0 comments:

Post a Comment