Langsung ke konten utama

Press Release Talkshow Inspiratif


TALKSHOW INSPIRATIF
KULIAH DI LUAR NEGERI (EDISI INGGRIS – AUSTRALIA)

            Pada Hari Minggu, 2 September 2018, Kelompok Studi Ilmiah (KSI) Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta bersama dengan Forum Indonesia Muda (FIM) Solo Raya mengadakan Talkshow Inspiratif Kuliah di Luar Negeri (Edisi Inggris – Australia) yang dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB bertempat di Ruang Sidang Gedung B Fakultas Pertanian UNS. Talkshow Inspiratif ini diisi oleh dua pembicara yang merupakan alumni perguruan tinggi luar negeri khususnya Inggris dan Australia yaitu, Mas Rachmad Adi Riyanto, MSc merupakan alumni LPDP S2 University of Leeds, UK, President of PPI Leeds 2016/2017, Finalis Mawapres Nasional 2013, Awardee MEXT S3 Gifu University, Japan dan Mbak Ana Nur Hasanah Surjanto, M.TESOL merupakan LPDP S2 Monash University, Australia, Monash Education Student Ambassador, The 1st Asia’s Female Australian Football Coach, Penulis buku Muda 7 Warna. Talkshow ini turut menghadirkan moderator yang luar biasa yaitu Mbak Arifah Eviyanti merupakan Finalis Mawapres Nasional 2018, Gold Medalist at Japan Design Idea and Invention Expo 2018. Talkshow Inspiratif ini bersifat gratis dan terbuka untuk siapa saja yang ingin mendapatkan inspirasi kuliah di luar negeri. Seperti biasa talkshow inspiratif ini dibuka oleh MC dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan sambutan Ketua KSI dan sambutan dari koordinator FIM Solo Raya, seelah itu MC mempersilahkan moderator yaitu Mbak Arifah Eviyanti untuk memandu jalannya Talkshow pada hari ini. Diawali dengan perkenalan ke dua narasumber, dilanjutkan dengan Penyampaian materi selama 45 menit. Pada sesi penyampaian materi ini kedua narasumber baik mas Rachmad dan Mbak Ana sama-sama sharing mengenai pengalaman mereka selama kuliah diluar negeri, bagaimana perbedaan budayanya, bagaimana mereka menyesuaikan kehidupan mereka disana, bagaimana mereka memilih negara dan kampus yang mereka tuju, bahkan perjuangan mereka untuk mendapatkan beasiswa LPDP ini turut mereka ceritakan. Peserta Talkshow yang hadir pun sangat antusias mendengar sharing pengalaman para alumni, terlihat peserta yang hadir bukan hanya dari daerah Solo Raya saja dan bukan hanya dari Fakultas Pertanian saja melainkan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada dan Mahasiswa Teknik Industri pun turut serta dalam Talkshow Inspiratif ini. Antusias peserta pun terlihat ketika sesi tanya jawab, para peserta berebut mengacungkan tangannya untuk mengutarakan pertanyaannya, tetapi hanya beberapa peserta saja yang mendapat kesempatan untuk bertanya. Diakhir penyampaian materi, para narasumber memberikan hadiah kepada para peserta Talkshow Inspiratif yang berani untuk mengungkapkan impiannya untuk kuliah di Luar negeri, tak kalah dari sesi tanya jawab sebelumnya peserta yang hadir cukup antusias dalam mengutarakan mimpinya. Tidak hanya antusias dalam menerima materi, peserta pun antusias dalam menyiapkan donasi terbaik mereka untuk saudara-saudara kita di Lombok yang menjadi korban gempa bumi. Talkshow Inspiratif ini pun ditutup oleh MC dan foto bersama dengan para narusumber. Demikian rangkaian acara Talkshow Inspiratif Kuliah Di Luar Negeri (Edisi Inggris – Australia) hari ini, diharapkan acara ini dapat menjadi inspirasi untuk teman-teman yang memiliki mimpi kuliah di luar negeri dan meudahkan teman-teman untuk menyiapkan segalanya dari awal, mulai dari finansial, kemampuan berbahasa inggris, dan lain sebagainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer