Langsung ke konten utama

Apa Sih Bedanya Esai Ilmiah Dan LKTI?






Tanggal                       : 25 April 2020
Waktu                          : 13.00-14.35 WIB
Tempat/Media             : Pelataran Grup Whatsapp

Pembicara                   : Ruby Agil Hasan
Moderator                   : Hanifah Ambar Azizah



A.    Pembahasan
1.      Pembukaan
   Pembukaan dilaksanakan pada pukul 13.00-13.18 WIB oleh moderator dan dilanjutkan oleh perkenalan dari pembicara.
2.      Pembahasan Materi
  Pembahasan materi dimulai pada pukul 13.19-13.47 WIB oleh Ruby Agil Hasan selaku pembicara.

                     a.            Apa itu Karya Ilmiah
     Karya Ilmiah merupakan karya tulis yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah. Biasanya Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi mengenai suatu masalah yang diangkat. Penulisan karya ilmiah dilakukan secara runtut dan sistematis. Semua karya ilmiah yang memiliki data dan fakta yang jelas serta valid dan berasal dari sumber-sumber terpercaya bisa dikatakan dengan karya ilmiah.

                    b.            Perbedaan KTI dan Esai Ilmiah
KTI:
1.    Lebih tersturktur, kompleks dan ribet
2.    Hasil Penelitian/experiment tapi tidak menutup kemungkinan hasil kajian pustaka saja
3.    Jumlah halaman banyak 15-30 atau bahkan lebih
Esai Ilmiah:
1.    Lebih Simpel
2.    Jumlah halaman sedikit 3-5/7
3.    Kebanayakan cuman hasil kajian pustaka

                     c.            Struktur Esai Ilmiah
Esai mostly ada 3 struktur penulisan, yaitu:
1.    Pendahuluan
2.    Pembahasan/Isi
3.    Penutup

Yang pertama adalah Pendahuluan
Pendahuluan biasanya berisi:
                                     a.     Latar Belakang Permasalahan
        Kuncinya latar belakang adalah menggunakan sistem piramida terbalik, jadi dari general menjadi spesifik.
                                     b.     Menghubungkan Masalah dengan Ide
        Ceritakan secara general masalahnya terus tinggal disambungin ke ide penulisan kita.
                                     c.      Bahasan umum dan ringan namun berisi
        Nah gunakan bahasa manusia ya, artinya bahasa secara general agar orang lain mudah menegrti dan paham akan tulisan kita. Kecuali lomba yang spesifik misal Penulisan pertanian yang pesertanya mahasiswa pertanian nah itu bisa banget pake bahasa pertanian banget karena pasti jurinya dari bidang pertanian juga dan paham.

Kemudian masuk ke bab ke dua yaitu Pembahasan/Isi
Tips-triknya kalo dari aku di bab ini adalah:

                                     a.     Bahas poin-poin penting (karena keterbatasan halaman)
                                     b.     Gunakan literature (ingat definisi karya imiah ya hehe) yang tentunya relevan dengan ide yang kita angkat.
                                     c.     Jangan Takut Pakai Referensi Bahasa Inggris agar lebih bervariasi dan lebih luas pembahasannya.
                                    d.     Hindari Plagiarisme, Gunakan Parafrase.
                                    e.     Gunakan fakta dan data yang valid. (Jangan pake blogspot atau kata dosen saya, dll. Itu gabisa karena sifatnya melemahkan).

Dan bagian terakhir adalah Penutup:
a.    Menyimpulkan bahasan/isi yang kita angkat.
b.    Dibuat singkat, padat dan jelas.
c.    Bisa juga berisi saran untuk pengembangan karya.
d.   Kalau bisa dibuat poin-poin saja.
Secara umum esai ilmiah ada 3 struktur secara umum, namun tidak menutup kemungkinan ditambah bab bahasan lain (tergantung panitia penyelenggara). Intinya patuhi aturan dibuku panduan lomba masing-masing.

                     c.            Tips mendapatkan ide penulisan
1.      PELAJARI JUDUL PEMENANG ESAI
          Ini akan membrainstroming temen-temen buat munculin ide-ide yang mau diangkat sehingga menstimulus semua ide-ide yang ingin dikeluarkan
2.      BACA APAPUN
          Idepun bisa berangkat dari baca apapun yang ada. Karena biasanya dari membaca akan menimbulkan curiousity yang tanpa sadar membawa kita untuk menyelami suatu hal lebih dalam.
3.      MENDENGARKAN PENJELASAN DOSEN
          Kadang dosen ngasih kode buat kita tindak lanjuting loo. Misal si dosen menceritakan penelitianya beliau nah itu bisa dilakukan ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi)
4.      DISKUSI
          Nah dengan diskusi bisa membuka insight baru bagi kita semua karena setiap orang pasti punya pandangannya masing-masing sehingga akan menambah pandangan baru terhadap suatu hal.
5.      JALAN-JALAN ATAU HUNTING
          Dengan jalan-jalan kita bakalan tau keadaan suatu daerah secara langsung dan jelas, bagaimana permasalahan yang ada sehingga bisa memicu timbulnya ide. Semisal didaerah Kemuning banyak banget limbah ampas teh ataupun daun teh yang tua yang tidak termanfaatkan padahal bisa dibikin bisa dibuat bahan tambahan hand sanitizer karena kandungan flavonoid nya, dll.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik Persilangan Bunga Anggrek

Indonesia merupakan pusat keanekaragaman genetik beberapa jenis anggrek yang berpotensi sebagai tetua untuk menghasilkan varietas baru anggrek bunga potong, seperti Dendrobium , Vanda , Arachnis , dan Renanthera , maupun sebagai tanaman pot, seperti Phalaenopsis dan Paphiopedilum . Prospek tanaman anggrek dianggap masih sangat cerah untuk dikembangkan. Namun  potensi  ini  belum  dimanfaatkan secara proporsional, hal ini dapat dilihat dari nilai ekpor anggrek Indonesia yang hanya 3 juta US$ per  tahun. Angka  tersebut  termasuk kecil  jika dibandingkan dengan nilai ekspor Negara tetangga Singapura 7,7 juta US$ dan Thailand 50 Juta US$.  Sementara   potensi   perdagangan   dunia  150 juta US$ per   tahun  (Bank Indonesia 2004). Rendahnya produksi anggrek Indonesia  antara  lain  disebabkan  kurang  tersedianya  bibit  bermutu,  budidaya  yang kurang efisien serta pena...

GEJALA TANAMAN KEKURANGAN UNSUR HARA

Kekurangan salah satu atau beberapa unsur hara akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman tidak sebagaimana mestinya yaitu ada kelainan atau penyimpangan-penyimpangan dan banyak pula tanaman yang mati muda yang sebelumnya tampak layu dan mengering. Keadaan yang demikian akan merugikan petani dan tentu saja sangat tidak diharapkan oleh petani A. Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro 1. Kekurangan Unsur Nitrogen ( N ) Gejala sehubungan dengan kekurangan unsur hara ini dapat terlihat dimulai dari daunnya, warnanya yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning . Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Pada tanaman dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh pada pertumbuhan, yang dalam hal ini perkembangan buah tidak sempurna, umumnya kecil-kecil dan cepat matang. Kandungan unsur N yang rendah dapat menimbulkan daun penuh dengan serat, hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya s...

Agri Feature : Pohon Fast Growing Layak Dikembangkan di Indonesia

Tanaman Fast Growing Species (FGS) merupakan tanaman cepat tumbuh dan mempunyai masak tebang maksimal 15 tahun. FGS yang dikembangkan di Perum Perhutani diutamakan jenis-jenis valuable hardwoods . Kelebihan dari valuable hardwoods adalah : mempunyai nilai keuangan yang tinggi, harga yang baik, mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu, serta kegunaan yang luas mempunyai nilai produk akhir yang tinggi bisa diolah untuk kayu gergajian, plywood atau veneer